Ratusan Kader PKK Ikuti Sosialisasi Rumah Sehat Layak Huni

  • SIDOARJONEWS.com | Selasa, 14 Maret 2017 | 21:50 WIB
  • 264 Views | Facebook
  • Kota (sidoarjonews)- Pengertian rumah sehat layak huni diberikan kepada ratusan kader PKK dari Pokja III kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.  Pemahaman rumah sehat layak huni diberikan melalui Sosialisasi Rumah Sehat Layak Huni yang diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa, (14/3). Kegiatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan anggota keluarga tersebut di buka oleh Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin.

    Membacakan sambutan Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah, Ny. Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan tidak semua masyarakat memiliki atau menempati rumah tinggal layak huni. Untuk itu sosialisasi seperti ini diselenggarakan. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan seperti apa standar rumah sehat layak huni. Ia katakan tempat tinggal layak huni dan bersih sangatlah penting. Pasalnya sangat berpengaruh kepada kesehatan penghuninya.

    Ia berharap nantinya kader-kader PKK dapat menyampaikan informasi yang diperoleh dari sosialisasi kali ini. Agar masyarakat luas mengetahui dan menerapkannya demi mewujudkan kesehatan keluarga. Dalam kesempatan tersebut ia juga mengajak untuk mewujudkan slogan “Rumahku Istanaku”. Slogan tersebut bukan untuk mewujudkan rumah mewah bak istana. Namun mewujudkan rumah yang terawat. Rumah yang senantiasa sehat, bersih dan rapi.

    “Mari kita jadikan rumah tempat tinggal kita istana kita yang tidak harus mewah, tetapi yang terawat,”ajaknya.

    Dalam sosialisasi tersebut Kasi Perencanaan Teknis Pemukiman Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Sidoarjo Dilar Darmawan ST,M.MT dihadirkan sebagai narasumber. Ia mengatakan fungsi rumah saat ini bukan hanya sebagai tempat berlindung saja. Namun sekarang diarahkan sebagai tempat pembinaan keluarga dan kesehatan penghuninya. Untuk mewujudkan hal tersebut seseorang harus menempati rumah sehat layak huni. Pasalnya dalam rumah sehat akan menghasilkan generasi yang sehat, baik sehat jasmani maupun rohani.

    Dilar mengatakan rumah sehat layak huni telah diatur dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan (SK) Nomer 829 tahun 1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. Selain itu juga diatur dalam Keputusan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah nomer 403 tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat. Dalam SK Menteri Kesehatan menyebutkan beberapa persyaratan rumah sehat layak huni. Diantaranya dapat dilihat dari bahan-bahan bangunannya, komponen dan penataan ruang rumah, pencayahan, kualitas udara, ventilasi, binatang penular penyakit, penyediaan air bersih, sarana penyimpanan makanan, serta limbah maupun kepadatan hunian ruang tidur.

    Ia katakan bahan bangunan rumah sehat layak huni tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan. Seperti debu, asbestos maupun timah hitam. Selain itu persyaratan rumah sehat layak huni tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi timbal dan berkembangnya mikroorganisme patogen.

    Dilar Darmawan juga mengatakan indikator rumah sehat layak huni juga dapat dilihat dari perilaku penghuninya. Apakah penghuninya selalu membuka jendela kamar tidur, membuka jendela ruang keluarga maupun selalu membersihkan rumah dan halaman. Selain itu apakah penghuni rumah juga menerapkan buang sampah pada tempatnya.

    sumber : humas

    Style

    Inilah Duo Cewek Dibalik Semaraknya Kampung Ramadhan 2016 Melalui Berbagai Perlombaan Yang Digelar  Jumat, 1 Juli 2016 | 03:40

    Inilah Duo Cewek Dibalik Semaraknya Kampung Ramadhan 2016 Melalui Berbagai Perlombaan Yang Digelar 

    Kota (sidoarjonews) – Semaraknya kampung ramadhan 2016 , salah satunya karena berbagai perlombaan yang digelar selama berlangsungnya event...